Dukung Kegiatan WFH, KSP Karya Peduli Hadirkan KOPINET (Koperasi Internet) Berbiaya Murah ke Seluruh Pelosok Indonesia
- 2020-06-12
Ketua Dewan Pengawas KSP Karya Peduli, R Harys Suryo Wibisono
JAKARTA-Wabah COVID-19 memukul segala sektor bisnis di Indonesia maupun di dunia. Maka dari itu, pelaku usaha harus memiliki terobosan baru guna mengekspansi bisnisnya. Salah satu inovasi pun diluncurkan oleh Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Peduli. Melihat kebutuhan akan internet ini di masa pandemi ini sangat besar, KSP Karya Peduli akan meluncurkan program internet berbiaya murah.
Ketua Dewan Pengawas KSP Karya Peduli, R Harys Suryo Wibisono mengatakan bahwa KSP Karya Peduli akan membidik sektor informasi teknologi dengan cara menggandeng pemerintah untuk menyediakan jaringan internet y murah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat menengah ke bawah. “KSP Karya Peduli siap dengan program yang menyasar kalangan milenial baik yang masih sekolah maupun usia produktif,” ujar Harys.
Harys menambahkan, KSP Karya Peduli serius mendorong pemerintah dengan program internet yang dapat dinikmati masyarakat menengah ke bawah lantaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat banyak orang melakukan kegiatan Work From Home (WFH). “Anak-anak belajar dari rumah. Ibu-ibu rumah tangga makin sering berbelanja dari rumah serta para pedagang yang melakukan jual beli secara online. Bahkan muncul gerakan belanja produk teman dan saudara,” ujar Harys.
Inilah yang melatarbelakangi konsep KSP Karya Peduli untuk menghadirkan internet murah sesuai dengan program Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam membangun “Palapa Ring” sehingga nantinya internet dapat menjangkau 17.504 pulau di seluruh nusantara. “Dalam rangka itu semua dan dalam rangka menyambut era revolusi industry 4.0, maka KSP Karya Peduli bekerja sama dengan pemerintah akan meluncurkan program KOPINET (Koperasi Internet) yang akan menyiapkan jaringan internet ke rumah-rumah di pelosok Indonesia,” ujar Harys.
KSP Karya Peduli sendiri terbentuk pada tahun 2008. Pada 2011, Koperasi yang berkantor di bilangan Pasar Minggu dan memiliki member sekitar 30 ribu anggota ini bekerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (BNP2TKI) untuk menyalurkan pembiayaan keberangkatan TKI. Saat itu, KSP Karya Peduli bisa dikatakan sebagai market leader lantaran hanya ada sekitar 6 koperasi dan 1 Bank Perkreditan Rakyat. Mereka pun memberangkat TKI ke 3 negara yakni Hong Kong, Thailand dan Singapura.
Guna penanggulan wabah COVID-19, KSP Karya Peduli juga turut membantu program pemerintah dalam percepatan kesiapan proyek-proyek kesehatan. Ketua KSP Karya Peduli, Donny Pur mengatakan bahwa kita belum tahu kapan wabah corona berakhir dan pihaknya melihat trennya ke kesehatan. “Di 2021, kami akan bekerjasama dengan beberapa perbankan serta lembaga internasional untuk menggarap proyek yang khusus berhubungan dengan kesehatan seperti pembangunan rumah sakit, klinik, farmasi, pengadaan masker dan lainnya,” ujar pungkas pria yang juga merupakan pengusaha dan direktur di beberapa hotel bintang lima ternama ini.
Kembali ke KOPINET, untuk merealisasikan program ini, saat ini KSP Karya Peduli sedang penjajakan kerja sama dengan salah satu operator ternama. “Kita sedang melakukan perundingan dengan salah satu operator terbesar. Semoga program ini dapat segera berjalan,” pungkas Donny Pur.


Comment